Mengajukan KPR Namun Masih Ada Pinjaman Di Bank

1270 views
banner 468x60)
Mengajukan KPR Namun Masih Ada Pinjaman Di Bank

Mengajukan KPR Namun Masih Ada Pinjaman Di Bank

Mengajukan KPR Namun Masih Ada Pinjaman Di Bank

Posrumah.com — Sedikit pertanyaan muncul di kepala ketika kita ingin mengajukan KPR namun masih ada pinjaman di Bank, pikiran akan tertuju pada satu arah yaitu disetujui atau tidak oleh pihak bank ya. Bagi anda konsumen yang ingin membeli properti pasti biasa muncul pertanyaan seperti ini, kemudian seles properti paling sering mendapatkan pertanyaan dari konsumennya seperti ini. Padahal inti dari masalah ini ada pada pihak pemberi pinjaman yaitu pihak bank yang paling tepat menjawabnya.

Belajar dari pengalaman pasti akan berbeda hasil yang kita temui di lapangan atau kondisi realnya. namun tidak ada salahnya untuk anda mengetahui tentang masalah ini. Banyak aspek pendukung yang harus dan wajib dipenuhi oleh konsumen agar pihak bank dapat memberikan pinjaman untuk KPR, aspek inilah yang paling penting dan berkaitan erat dengan disetujui atau tidaknya pencairan dana KPR yang anda ajukan ke pihak bank. walaupun sebenarnya aspek ini sebenarnya sangat mudah untuk kita penuhi dan taati, mari kita bahas aspek apa saja yang harus kita perhatikan agar mendapatkan pinjaman dari pihak bank.

Kolektabilitas atau Reputasi Keuangan

Hal yang mesti diperhatikan adalah kolektabilitas atau bisa disebut dengan reputasi keuangan, pada saat seseorang memiliki tabungan disebuah bank, maka bank indonesia memiliki data keuangannya dari data simpanannya sampai data pinjamannya. disini bank indonesia berfungsi untuk menstabilkan keuangan negara dengan cara memantau seluruh kredit macet yang ada diseluruh bank di indonesia, jadi setiap orang yang ingin melakukan peminjaman uang ke bank harus melewati pengecekan dahulu dari bank indonesia, kita mengenalnya dengan sebutan BI Checking, Jika seseorang mempunyai reputasi yang kurang baik dalam hal kolektabilitas ini maka biasanya ia akan kesulitan untuk melakukan peminjaman berikutnya dari sebuah bank.

Kemanpuan Membayar

Kemampuan membayar dari seorang peminjam uang dibank, oleh pihak bank biasanya dilihat dari rasio antara penghasilan yang diperoleh dengan besarnya uang angsuran apakah nilainya sesuai atau tidak, biasa dikenal dengan sebuatn DER (Debt to Equity Ratio). Berdasarkan yang sudah ditetapkan sebelumnya dari ketentuan sebuah bank nilai dari DER ini berkisar 40 %, maksudnya adalah angsuran yang disetujui dikeluarkan oleh pihak bank adalah 40 % dari besarnya penghasilan yang diperoleh si nasabah atau pemilik rekening bank.

Syarat Umum KPR

Kita ketahui biasanya pihak bank akan melakukan survey ke rumah calon peminjam atau kreditur, semua dilakukan berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan oleh pihak bank yang menjadi salah satu syarat untuk melengkapi dokumen peminjaman, mungkin cara ini bisa berbeda-beda dari tiap nasabah yang akan meminjam, bisa disebabkan salah satunya dari status pekerjaan dari calon nasabah. Bila anda ingin membeli rumah kedua dengan sistem KPR maka hal ini tidak dimungkinkan untuk KPR yang berstatus bersubsidi, apabila peraturannya masih sesuai belum ada perubahan, dikarenakan KPR bersubsidi hanya dikhusukan untuk rakyat yang kurang mampu atau rakyat yang memiliki penghasilan sekitar 3 juta rupiah perbulan. Jadi jika anda memiliki penghasilan yang lebih besar dari 3 juta perbulan, maka anda tidak bisa mengajukan KPR bersubsidi, walaupun anda memiliki kemampuan untuk membayarnya.

Bagaimana jika Pinjaman Dana Bukan KPR

Dalam kasus anda memiliki pinjaman uang dibank namun bukan pinjaman KPR, dan anda ingin mengajukan pinjaman KPR, misalnya pinjaman modal usaha. maka dapat dipastikan anda bisa mengajukan KPR bersubsidi untuk kepemilikan rumah yang pertama, anda bisa menjelaskan pada pihak bank perihal peminjaman tersebut agar pihak bank pada saat survey kerumah bisa melihat secara langsung kebenaran yang sudah anda jelaskan sebelumnya ke pihak bank, sehingga proses pengajuan KPR bisa berhasil.

Pinjam dari Bank yang berbeda

Pada kasus ini sebenarnya sama saja prosesnya, semua harus melewati BI checking, kecuali anda melakukan peminjaman dari lembaga keuangan syariah yang tidak mensyaratkan adanya proses BI checking, selain dari ini maka prosesnya akan sama seperti yang sudah dijelaskan. sebenarnya tidak akan terjadi masalah jika anda melakukannya semuanya dengan benar, walaupun hasilnya bisa berbeda dari keputusan yang diambil pada tiap bank yang ada di indonesia.

Setelah anda membaca artikel ini, kesimpulan yang bisa diambil adalah jika anda memiliki hutang pinjaman uang dibank, masih bisa untuk mengajukan KPR, dengan syarat reputasi keuangan anda bagus dan memuaskan pihak bank, tinggal anda pilih saja bank yang ada di indonesia baik itu bank syariah maupun bank konvesional semua anda yang memilihnya.

 

[CB/WN]

banner 468x60)

Bank KPR Mengajukan Pinjaman

Author: 
author
Inspirasi rumah indonesia

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply